Tlah sering ku mengingatkan
Tiada kau dengarkan
Berkali ku nasihatkan
Berkali pula kau ulang kelakuan
Sekarang lakukanlah sesuka hatimu
Ku rela menderita demi kamu
Ku rela disakiti olehmu
Karena ku menyayangimu
Setulus hatiku
Kusajikan cinta untukmu seorang diri
Tulus kucurahkan sayang ini
Namun padaku tiada kau menyayangi
Sayangmu masih untuknya
Cintamu hanya kepadanya
Kembalilah kenaungan cintanya
Kau gambarkan kata-kata cinta padanya
Padaku tiada sekata
Kata sayang layangkan untuknya
Padaku tiada berkata
Rindu kepadanya
Padaku hampa
Tiada daya ia kau lupakan
Karena dialah sang pujaan
Carilah ia
Kembalilah padanya
Jangan pedulikanku
Jangan pertahankanku
Sudah lelah hati ini
Selalu disakiti
Yogi Fery Hidayat
Dengan Cinta Aku Berkarya Dengan Karya akan Kugapai Cinta
Kamis, 22 Desember 2011
Jumpa
Lama sudah waktu pisahkan kita
Kini jumpa tak terduga
Dahaga mendera
Hilang kureguk air cinta
Kasih belahan jiwa
Ku rindu berjumpa
Kembali kini bahagia
Setelah ditelan masa
Lenyaplah semua beban derita
Bahagia rasa tak terkira
Terbuai jiwa harum bunga cinta
Melayang ku dibuatnya
Mencapai puncak kenikmatan surga
Kau nanti sekian lamanya
Diriku penuh setia
Ku datang kini hai pesona
Tuk curahkan rasa
Sungguh hatiku tertawan
Wajah cantikmu rupawan
Sungguh diriku terpana
Budimu jelita
Adaku hanya untukmu
Kasihku...
Kini jumpa tak terduga
Dahaga mendera
Hilang kureguk air cinta
Kasih belahan jiwa
Ku rindu berjumpa
Kembali kini bahagia
Setelah ditelan masa
Lenyaplah semua beban derita
Bahagia rasa tak terkira
Terbuai jiwa harum bunga cinta
Melayang ku dibuatnya
Mencapai puncak kenikmatan surga
Kau nanti sekian lamanya
Diriku penuh setia
Ku datang kini hai pesona
Tuk curahkan rasa
Sungguh hatiku tertawan
Wajah cantikmu rupawan
Sungguh diriku terpana
Budimu jelita
Adaku hanya untukmu
Kasihku...
Minggu, 06 November 2011
Maaf
Maaf...
Bukan maksud ku sakitimu
Tiada terdetik laraimu
Bukan maksud paksa dirimu
Tiada terdetik desak dirimu
bukan maksud ku menekanmu
Tiada terbersit lukaimu
Baik ku ingin untukmu
Sejahtera ingin tuk bungaku
Tak ingin ku kehilanganmu
Kau slalu dilubuk hatiku
Bersemayam di benakku
Kesalmu guncangkan hatiku
Marahmu galaukan perasaanku
Rasa bersalah liputi pikiranku
Kala kau berpolah padaku
Sadar ku banyak salah
Salah memang ku bertingkah
Harapku hanyalah maafmu
Damba senyummu selalu
Kau dambaan hatiku
Kumbang sari dalam sanubari
Maafkanku hai kasih suci
Dengan salah diri dipenuhi
Maaf...
Bukan maksud ku sakitimu
Tiada terdetik laraimu
Bukan maksud paksa dirimu
Tiada terdetik desak dirimu
bukan maksud ku menekanmu
Tiada terbersit lukaimu
Baik ku ingin untukmu
Sejahtera ingin tuk bungaku
Tak ingin ku kehilanganmu
Kau slalu dilubuk hatiku
Bersemayam di benakku
Kesalmu guncangkan hatiku
Marahmu galaukan perasaanku
Rasa bersalah liputi pikiranku
Kala kau berpolah padaku
Sadar ku banyak salah
Salah memang ku bertingkah
Harapku hanyalah maafmu
Damba senyummu selalu
Kau dambaan hatiku
Kumbang sari dalam sanubari
Maafkanku hai kasih suci
Dengan salah diri dipenuhi
Maaf...
Sabtu, 09 Juli 2011
Engkau
Walau jauh jarak pisahkan kita
Walau lama waktu pertemukan kita
Benang kasih kan slalu terpaut
Harapku tak kan pernah kerut
Jangan kau tinggalkanku
Jangan kau lari dariku
Ku ingin kau bersamaku
Dalam mimpi dan nyataku
Duhai dewiku
Sepi hati tanpa dirimu
Sunyi hari tanpa tawamu
Tak ingin ku kehilanganmu
Kaulah harapanku
Ku harapkan setiamu
Datangku untukmu
Wahai impianku
Jangan kau menjauh dariku
Candamu senyumkanku
Lembut sikapmu buai diriku
Senyummu melebur kalbu
Kau tempati ruang hatiku
Walau lama waktu pertemukan kita
Benang kasih kan slalu terpaut
Harapku tak kan pernah kerut
Jangan kau tinggalkanku
Jangan kau lari dariku
Ku ingin kau bersamaku
Dalam mimpi dan nyataku
Duhai dewiku
Sepi hati tanpa dirimu
Sunyi hari tanpa tawamu
Tak ingin ku kehilanganmu
Kaulah harapanku
Ku harapkan setiamu
Datangku untukmu
Wahai impianku
Jangan kau menjauh dariku
Candamu senyumkanku
Lembut sikapmu buai diriku
Senyummu melebur kalbu
Kau tempati ruang hatiku
Sabtu, 02 Juli 2011
Jauh sangka dari nyata
Ku tutup telinga kala dengar namamu
Palingkan muka kala bertemu denganmu
Tak suka kala orang bercerita akan dirimu
Tak lega kala orang berkata tentangmu
Sebelum ku kenal pribadimu
Sangkaku padamu
Hanyalah sangka keliru
Bak orang tak berilmu
Terka sesuatu yang tak tahu
Namun ternyata
Seluruh kebaikan kau punya
Pukau mata dengan segala pesona
Jauh sangka dari nyata
Maafkan daku hai puja
Ucapmu sejukan kalbu
Katamu nyamankan jiwaku
Hadirmu riangkan daku
Perangaimu silaukan mataku
Nyatanya dirimu
Harum namamu kau tinggalkan
Laku baikmu diabadikan
Kan slalu jadi kenangan
Dalam kalbu tiap insan
Sepanjang zaman
Sabtu, 04 Juni 2011
Benci
Kala benci dekap hati
Baik budi itu dusta
Kala benci liputi hati
Baik pekerti itu cela
Mata dibalut benci
Terlihat hanyalah keji
Laku baik tak akui
Melekat dengki dihati
Hina dengan kata
Sindir dengan syair
Ganggu dengan lagu
Suburkan benci dalam diri
Bagi ia yang benci
Tak selangkah ia berhenti
Slalu caci
Maki tiada terhenti
Miskin
Miskin bukan alasan
Tuk tak sembah Tuhan
Bukan halangan
Tuk tak jalankan perintah Tuhan
Bukan rintangan
Tuk tidak mengabdi pada Tuhan
Miskin harta boleh saja
Miskin hati janganlah
Dengan iman hati penuhi
Kosong tiadalah berarti
Jangan terlena hijau ranau dunia
Terpukau mata olehnya
Tenggelam tak dapat bangkit darinya
Hanyut diri karenanya
Tertipu kesenangannya
Sesaat sementara
Manusia sesat
Terjerumus terjerat
Buta hati kena muslihat
Ayat Tuhan tiada ia lihat
Dengan harta tiadalah selamat
Ancaman adzab akhirat
Berpunya dengan harta jangan khianat
Papa jangan berlaku bejat
Langganan:
Komentar (Atom)