Kamis, 22 Desember 2011

Kembalilah

Tlah sering ku mengingatkan
Tiada kau dengarkan
Berkali ku nasihatkan
Berkali pula kau ulang kelakuan

Sekarang lakukanlah sesuka hatimu
Ku rela menderita demi kamu
Ku rela disakiti olehmu
Karena ku menyayangimu
Setulus hatiku

Kusajikan cinta untukmu seorang diri
Tulus kucurahkan sayang ini
Namun padaku tiada kau menyayangi
Sayangmu masih untuknya
Cintamu hanya kepadanya
Kembalilah kenaungan cintanya

Kau gambarkan kata-kata cinta padanya
Padaku tiada sekata
Kata sayang layangkan untuknya
Padaku tiada berkata
Rindu kepadanya
Padaku hampa

Tiada daya ia kau lupakan
Karena dialah sang pujaan
Carilah ia
Kembalilah padanya

Jangan pedulikanku
Jangan pertahankanku
Sudah lelah hati ini
Selalu disakiti

Jumpa

Lama sudah waktu pisahkan kita
Kini jumpa tak terduga
Dahaga mendera
Hilang kureguk air cinta

Kasih belahan jiwa
Ku rindu berjumpa
Kembali kini bahagia
Setelah ditelan masa
Lenyaplah semua beban derita

Bahagia rasa tak terkira
Terbuai jiwa harum bunga cinta
Melayang ku dibuatnya
Mencapai puncak kenikmatan surga

Kau nanti sekian lamanya
Diriku penuh setia
Ku datang kini hai pesona
Tuk curahkan rasa

Sungguh hatiku tertawan
Wajah cantikmu rupawan
Sungguh diriku terpana
Budimu jelita
Adaku hanya untukmu
Kasihku...

Minggu, 06 November 2011

Maaf

Maaf...
Bukan maksud ku sakitimu
Tiada terdetik laraimu
Bukan maksud paksa dirimu
Tiada terdetik desak dirimu
bukan maksud ku menekanmu
Tiada terbersit lukaimu

Baik ku ingin untukmu
Sejahtera ingin tuk bungaku
Tak ingin ku kehilanganmu
Kau slalu dilubuk hatiku
Bersemayam di benakku

Kesalmu guncangkan hatiku
Marahmu galaukan perasaanku
Rasa bersalah liputi pikiranku
Kala kau berpolah padaku

Sadar ku banyak salah
Salah memang ku bertingkah
Harapku hanyalah maafmu
Damba senyummu selalu

Kau dambaan hatiku
Kumbang sari dalam sanubari
Maafkanku hai kasih suci
Dengan salah diri dipenuhi
Maaf...

Sabtu, 09 Juli 2011

Engkau

Walau jauh jarak pisahkan kita
Walau lama waktu pertemukan kita
Benang kasih kan slalu terpaut
Harapku tak kan pernah kerut

Jangan kau tinggalkanku
Jangan kau lari dariku
Ku ingin kau bersamaku
Dalam mimpi dan nyataku
Duhai dewiku

Sepi hati tanpa dirimu
Sunyi hari tanpa tawamu
Tak ingin ku kehilanganmu
Kaulah harapanku

Ku harapkan setiamu
Datangku untukmu
Wahai impianku
Jangan kau menjauh dariku

Candamu senyumkanku
Lembut sikapmu buai diriku
Senyummu melebur kalbu
Kau tempati ruang hatiku

Sabtu, 02 Juli 2011

Jauh sangka dari nyata

Ku tutup telinga kala dengar namamu
Palingkan muka kala bertemu denganmu
Tak suka kala orang bercerita akan dirimu
Tak lega kala orang berkata tentangmu
Sebelum ku kenal pribadimu

Sangkaku padamu
Hanyalah sangka keliru
Bak orang tak berilmu
Terka sesuatu yang tak tahu

Namun ternyata
Seluruh kebaikan kau punya
Pukau mata dengan segala pesona
Jauh sangka dari nyata
Maafkan daku hai puja

Ucapmu sejukan kalbu
Katamu nyamankan jiwaku
Hadirmu riangkan daku
Perangaimu silaukan mataku
Nyatanya dirimu

Harum namamu kau tinggalkan
Laku baikmu diabadikan
Kan slalu jadi kenangan
Dalam kalbu tiap insan
Sepanjang zaman

Sabtu, 04 Juni 2011

Benci

Kala benci dekap hati
Baik budi itu dusta
Kala benci liputi hati
Baik pekerti itu cela

Mata dibalut benci
Terlihat hanyalah keji
Laku baik tak akui
Melekat dengki dihati

Hina dengan kata
Sindir dengan syair
Ganggu dengan lagu
Suburkan benci dalam diri

Bagi ia yang benci
Tak selangkah ia berhenti
Slalu caci
Maki tiada terhenti

Miskin

Miskin bukan alasan
Tuk tak sembah Tuhan
Bukan halangan
Tuk tak jalankan perintah Tuhan
Bukan rintangan
Tuk tidak mengabdi pada Tuhan

Miskin harta boleh saja
Miskin hati janganlah
Dengan iman hati penuhi
Kosong tiadalah berarti

Jangan terlena hijau ranau dunia
Terpukau mata olehnya
Tenggelam tak dapat bangkit darinya
Hanyut diri karenanya
Tertipu kesenangannya
Sesaat sementara

Manusia sesat
Terjerumus terjerat
Buta hati kena muslihat
Ayat Tuhan tiada ia lihat

Dengan harta tiadalah selamat
Ancaman adzab akhirat
Berpunya dengan harta jangan khianat
Papa jangan berlaku bejat