Walau aku jauh darimu
Tapi aku kan s’lalu ingat padamu
Kaulah kampung halamanku
Pelipur lara hatiku
Ladang tempatku bermain
Senda gurau bertawa ria
Canda tawa
Mengiringi hari-hari
Terlepas rasa iri dengki
Sedih rasanya tinggalkanmu
Ingin menetap tak jauh darimu
Namun cita-cita memaksa
Tuk langkahkan kaki
Bukankah Muhammad juga sedih
Hijrah tinggalkan kampung halamannya
Makkah al-mukarramah terkasih
Karena diusir oleh kaumnya
Kampung halaman tercinta
Kau tak kan kulupa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar