Gemericik air basahi bumi
Tempat berpijak sang dewi
Perlahan tapi pasti
Dia datang bagai mentari
Kenangan masa lalu
Bangkitkan gairah hidupku
Tempat dimana ku bercumbu
Melepas sejuta rasa rindu
Tumpahan air hujan
Gambarkan curah cinta dalam dada
Genangan air hujan
Menjadi muara bagi sang pecinta
Indah kenangan tak kan terlupa
Musim hujan musim cinta
Hadirnya selalu ingatkan
Masa depan penuh harapan
Ukir kenangan dalam dada
Tulis dalam hati sang puja
Bayangnya tak pernah lekang
Oleh panas yang menerjang
Tak pula luntur
Diterpa badai mengguntur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar